Simpul Yang Terurai

Dengan menyongsong (menelusuri) secara narrative, kita boleh ketemukan beberapa perwatakan dan perbuatan yang memiliki ciri khusus di antara banyak ciri :

1. Sokong parti liberal.
2. Perjuangan Islam jadi least priority
3. Ambil mudah hukum, pragmatik, sesuaikan dengan realiti
4. Aqidah Islam bukan lagi teras bagi seluruh permasalahan hidup, dimulai dengan pemerintahan, diakhiri solat, semuanya tertanggal berdasarkan hadis berikut:

.

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الْإِسْلَامِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ

تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِي تَلِيهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلَاةُ

.

Dari Abu Umamah Al Bahili dari Rasulullah Shallallahu’alaihiWasallam bersabda: “Sungguh ikatan Islam akan terurai simpul demi simpul. Setiap satu simpul terurai maka manusia akan bergantungan pada simpul berikutnya. Yang pertama kali terurai adalah masalah hukum pemerintahan dan yang paling akhir adalah solat.” [HR Ahmad]

Apapun kita kerjakan seusia hidup ni, tak bererti kalau ianya bukan untuk capai redha Allah. Harus kita perhatikan keberpihakan kita sebelum ianya menjadi sesalan buat kita di Yaumul Mahsyar kelak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *